Wednesday, 09 Sep 2026

Wawancara Pro 1 Tentang Pembagian Desil Yang Sering Berpolemik

1 minutes reading
Monday, 31 Aug 2026 13:27 0 1317 Anshar Aminullah
 

Video Wawancara Pro 1 Tentang pembagian desil yang sering berpolemik

 

Polemik yang muncul sekaitan pembagian desil, termasuk di Sulawesi Selatan, menunjukkan bahwa persoalannya bukan sekadar soal angka, tetapi soal apakah data negara benar-benar mampu menangkap realitas kehidupan masyarakat.

Misalnya, kasus Pak Djunaedi, seorang penyandang disabilitas dengan pekerjaan yang tidak tetap, tetapi tercatat berada pada desil 5. Secara administratif mungkin ada indikator tertentu yang membuat beliau masuk dalam kategori tersebut, tetapi secara sosiologis kita perlu melihat lebih jauh bagaimana kondisi pendapatan, akses pekerjaan, kebutuhan khusus, beban keluarga, dan kerentanan hidupnya sehari-hari.

Karena kondisi sosial-ekonomi masyarakat sangat dinamis pendapatan bisa berubah, pekerjaan bisa hilang, jumlah tanggungan bertambah, dan biaya hidup berbeda antarwilayah maka data desil harus dipandang sebagai sesuatu yang perlu terus diperbarui dan diverifikasi.

Yang paling penting, jangan sampai angka desil justru menjadi tembok antara masyarakat dengan hak mereka mendapatkan pelayanan dan perlindungan sosial. Data seharusnya menjadi instrumen untuk menghadirkan keadilan, bukan justru menciptakan ketidakadilan baru.

Selengkapnya dapat disaksikan melalui channe YouTube RRI Pro 1 Makassar di :

This will close in 2 seconds