Sepanjang tahun 2025 ini cukup banyak catatan penting bagi bangsa kita khususnya dalam sisi sosial, ekonomi dan politiknya.
Dominasi isyu-isyu politik yang masih punya potensi besar memecah belah persatuan setidaknya para elit kita bisa tetap menjadikan menjaga keutuhan bangsa ini agar tetap bisa terawat.
Pelantikan pemerintahan hasil transisi kepemimpinan nasional di awal tahun ini juga menjadi momentum penting yang menyita perhatian publik, terutama terkait harapan perubahan arah kebijakan dan konsolidasi demokrasi pasca kontestasi politik sebelumnya.
Persoalan ekonomi mulai dari transparasi perbankan yang harus tetap terjaga kepada para nasabah, terlebih sejak peristiwa pembekuan rekening dorman oleh PPATK, mau tak mau telah berimbas ke tingkat kepercayaan masyarakat dalam menyimpan uang mereka di bank. Di 2026 kejadian seperti ini kita harap tak terulang lagi.
Di sektor kesejahteraan rakyat, fluktuasi harga kebutuhan pokok serta tekanan ekonomi global sepanjang pertengahan tahun turut memicu keresahan sosial di berbagai daerah, yang menuntut kehadiran negara lebih responsif dalam menjaga stabilitas ekonomi rumah tangga masyarakat.
Keributan massif di Agustus lalu, dimana banyaknya terjadi aksi kerusuhan di berbagai wilayah di tanah air yang mengakibatkan banyaknya kerugian materil dan korban jiwa, kita harapkan ini menjadi pelajaran yang berharga bagi anak bangsa khusus nya para politisi kita agar selalu bisa menjaga sikap dan tutur kata mereka ketika bermedia sosial atau sedang berhadapan dengan mata kamera.
Pada saat yang sama, terbongkarnya sejumlah kasus besar yang menyeret aktor-aktor penting di lingkar kekuasaan kembali menguji komitmen penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di negeri ini.
Kita juga berharap di 2026 reformasi kepolisian secara menyeluruh telah terwujud oleh tim percepatan reformasi polri yang telah dibentuk oleh presiden, hasil positif tentu kita sangat nantikan di tahun depan.
Dinamika pembangunan nasional, termasuk percepatan proyek-proyek strategis dan penataan pusat-pusat pertumbuhan baru, juga memunculkan perdebatan publik terkait keadilan sosial dan keberlanjutan lingkungan.
Dan catatan terakhir adalah duka kita untuk Sumatera dan Aceh. Di akhir tahun ini kita doakan dan juga tetap membantu saudara-saudara kita di sana agar bisa bangkit kembali pasca ujian bencana ini.
Anshar Aminullah
Mencatat yang luput, merawat yang nyaris hilang.