Video Wawancara RRI Pro 1 pada 11 Okt 2026
Berita tentang 104 orang ditangkap saat penggerebekan kampung narkoba di Tallo Makassar, secara sosiologis, persoalan ini dapat kita baca bersama sebagai indikasi terbentuknya ekosistem ekonomi ilegal yang tidak hanya bergantung pada penjual beserta penggunanya, akan tetapi juga pada jaringan distribusi, transaksi, kepercayaan antarpelaku, serta mekanisme perlindungan aktivitas mereka di dalam.
Sebutan kampung narkoba ini dapat menjadi penanda sosial yang kuat. Sebutan tersebut cukup membantu publik mengenali persoalan, akan tetapi ini juga tetap berpotensi melekatkan stigma kepada seluruh warga yang tinggal di kawasan tersebut.
Adanya fenomena kampung narkoba ini bukan hanya semata-mata persoalan individu yang melanggar hukum, melainkan ini adalah persoalan sosial yang melibatkan normalisasi perilaku menyimpang, jaringan ekonomi ilegal, adanya kerentanan lingkungan, dan efektivitas pemulihan sosial setelah penegakan hukum dilakukan.
Hal yang perlu jadi catatan penting adalah, bahwa keberhasilan pemberantasan narkoba itu tidak cukup hanya dengan diukur dari jumlah orang yang diamankan, akan tetapi itu juga dari kemampuan mencegah peredaran berulang, memulihkan ketergantungan pengguna meski ini bukan pekerjaan yang mudah, melindungi warga, serta membangun kembali lingkungan sosial yang sehat.
Wawancara ini dapat disaksikan pada kanal YouTube RRI Pro 1 pada link :