Monday, 19 Oct 2026

Menjumpai Malino: Di Antara Nostalgia, Realitas, dan Masa Depan

2 minutes reading
Sunday, 21 Sep 2025 16:12 0 1506 Anshar Aminullah
 

Apa yang paling tersimpan dalam ingatan kolektif kita saat menyebut Malino?

Rasa-rasanya, dingin dan sejuknya akan selalu mendahului  suasananya saat menyebut salah satu wilayah di Kecamatan Tinggimoncong, Kabupaten Gowa ini.

Dari Kota bunga, lalu menasional dengan sebutan Beautiful Malinonya. Sebuah event tahunan Pemkab Gowa yang selalu menghadirkan keramaian berhari-hari di setiap pelaksanaannya.

Malino menjadi  cermin kehidupan bagi Gen X, Gen Y, Gen Z,  hingga Gen Alpha. Kesemuanya menyatu dalam sebuah nostalgia, realitas, dan sebuah harapan.

Malino tak hanya menjadi tempat peristirahatan namun juga menjadi  ruang perjumpaan sosial.

Meskipun dinginnya sudah tak menusuk lagi suhunya hingga ke tulang seperti dulu, namun kesejukannya tetap tak pernah berubah. Damai dan tentram adalah efek langsung yang akan didapati oleh siapapun yang berkunjung ke daerah ini.

 Saat ini perputaran ekonominya jauh lebih laju. Banyaknya destinasi wisata baru di wilayah Kecamatan Tinggimoncong makin menambah daya tarik untuk berkunjung ke daerah ini. Mulai dari The River Malino, Sierra Sky View Malino, Kampoeng Eropa Malino, Cimori dan beberapa lagi yang segera akan beroperasi, menambah daya tarik pengunjung untuk selalu datang di daerah ini.

Namun apapun keadaannya  Malino tetaplah Malino. Dia tidak hanya sebagai kota Wisata namun juga telah menjadi bagian dari upaya siapapun yang pernah berkunjung akan selalu menjadi tempat merawat kenangan, tempat menata harapan. Karena hening pinus dan sejuknya Malino, kini dan nanti telah menjelma menjadi sebagai Warisan Sosial Kabupaten Gowa untuk Indonesia.

 

Anshar Aminullah

Menulis untuk yang tak sempat dijelaskan dunia.

This will close in 2 seconds