Tuesday, 18 Aug 2026

Pemikiran Castells dan Sassen: Mengurai Transformasi Sosial dan Kultural sebagai Implikasi Proses Digitalisasi

2 minutes reading
Monday, 1 Jul 2024 09:35 0 1293 Anshar Aminullah
 

Menurut Castells, pada dasarnya, ‘jaringan’ adalah bentuk pengorganisasian yang tidak baru. Di satu sisi, jaringan memudahkan organisasi untuk adaptif dan eksibel terhadap lingkungan yang berubah.

Namun di sisi lain, sifat jaringan menyulitkan fungsi koordinasi dan fungsi optimalisasi sumberdaya pada tujuan tertentu dalam mengelola kompleksitas lingkungan. Namun Castells menyatakan, sejak adanya teknologi informasi, jaringan tetap dapat esksibel sehingga lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan. Sementara pada saat bersamaan, jaringan yang ditopang teknologi informasi memungkinkan koordinasi dan mengelola kompleksitas dalam suatu sistem interaksi timbal-balik dan pola komunikasi dari manapun dan kapanpun.

Jaringan informasi pada gilirannya telah mengubah persepsi manusia terhadap ruang dan waktu. Terjadi rede nisi terhadap dua konsep itu. Waktu kini dibuat menjadi tidak terbatas. Di satu sisi, waktu ditekan untuk menghasilkan sesuatu secara serba instan. Slogannya menjadi ‘time is money’. Sementara di sisi lain, waktu dibuat tidak berurutan, menjadi pola acak. Dengan hadirnya serbuan tayangan multimedia, urutan masa lalu, masa kini, dan masa depan menjadi kabur.

Tayangan waktu dulu bisa ditampilkan kembali untuk seolah-olah dianggap sebagai masa kini. Tayangan masa kini bisa dirangkai sedemikian rupa untuk memberikan bayangan masa depan. Redefenisi juga terjadi terhadap ruang. Ruang kini dibuat menjadi tidak berarti dengan hadirnya teknologi informasi. Video conference, chatting telah digunakan secara meluas di berbagai bidang kehidupan untuk memangkas ruang.

Selengkapnya klik untuk baca:

https://www.kompasiana.com/ansharaminullah/65b26299c57afb07cb66b7b2/pemikiran-castells-dan-sassen-mengurai-transformasi-sosial-dan-kultural-sebagai-implikasi-proses-digitalisasi

Kreator: Anshar Aminullah