Integrasi Hubungan Ekonomi Dalam Perspektif Durkheim : Moralitas dan Peran Kelompok Profesional

1 minutes reading
Tuesday, 2 Jul 2024 08:16 0 1275 Anshar Aminullah
 

Dalam buku Beyond the market The social foundations of economic efficiency karya Jens Beckert dan Barbara Harshav (2003), di uraikan secara gamblang bagaimana  teori perubahan institusional yang tersirat dalam pikiran-pikiran  mile Durkheim mengenai bentuk-bentuk abnormal pembagian kerja merujuk sekaligus pada diagnosis atas krisis ekonomi modern dan pada kemungkinan terapi yang ditawarkannya. Durkheim mengidentifikasi sumber krisis tersebut dalam lemahnya ikatan moral yang menopang relasi-relasi ekonomi serta dalam ketidaksesuaian antara tatanan moral dan kerangka hukum positif yang berlaku.

Ketidaksesuaian ini tampak, misalnya, dalam praktik kontrak yang tidak adil dan dalam mekanisme pewarisan yang memungkinkan akumulasi keuntungan tanpa usaha (pendapatan diterima di muka). Kedua faktor tersebut melahirkan dua arah tuntutan perubahan: pertama, penciptaan kondisi struktural bagi berkembangnya tatanan moral yang selaras dengan masyarakat industri; dan kedua, penghapusan institusi hukum yang bertentangan dengan prinsip moral masyarakat modern.

Namun, secara sistematis tidak sepenuhnya jelas perubahan mana yang lebih fundamental dalam kerangka pemikiran Durkheim. Jika penyebab kontrak yang tidak adil ditelusuri pada ketimpangan kekayaan akibat sistem pewarisan, maka reformasi hukum waris dapat dipandang sebagai tuas utama pembaruan sosial-ekonomi. Akan tetapi, Durkheim sendiri menyadari keterbatasan solusi tersebut.

 

Selengkapnya klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/ansharaminullah/699e493834777c23370a05c6/integrasi-hubungan-ekonomi-dalam-perspektif-durkheim-moralitas-dan-peran-kelompok-profesional

Kreator: Anshar Aminullah

 

 

 

This will close in 2 seconds