Dalam kajian bertema sosiologi klasik, pembahasan mengenai lingkungan kurang mendapat tempat. Berangkat dari diusungnya faham antroposentrisme yang menjadikan manusia sebagai titik pusat pembahasan, alam pun turut terpisahkan dari analisis sosiologis.
Efek dari kerusakan lingkungan membuat beberapa asumsi dasar pembangunan sering dipertanyakan. Pembangunan tidak lagi dipahami dalam lingkup akumulasi modal tanpa henti, tetapi pembangunan harus memperhatikan unsur keterbatasan alam didalamnya.
Menurut Shanty Novriaty, sosiologi lingkungan masih tergolong sangat muda. Berkembang diakhir 70 an dan awal 80 an. Meskipun ditandai dengan institusional isasi sosiologi lingkungan dalam berbagai asosiasi sosiologi, sub disiplin ini masih diwarnai oleh berbagai perdebatan.
Selengkapnya klik untuk baca:
Kreator: Anshar Aminullah