Dalam sebuah kesempatan, Habermas mencoba meluruskan proyek modernitas dengan menguji dasar-dasar konsensus sosial melalui gagasan public sphere. Habermas mengarahkan perhatian pada bentuk-benuk bahasa dan komunikasi sebagai basis kohesi sosial, integrasi dan emansipasi.
Menurut Habermas, ruang publik adalah mediator atau pengantara bagi masyarakat dan negara. Konsensus didasarkan pada pemahaman bersama atas berbagai kepentingan dan kebutuhan. Gagasan ini muncul pada era borjuisme Eropa abad 18, dimana perkembangan kapitalisme merusak ruang public liberal klasik dan institui-institusinya.
Tetapi Habermas melihat rusaknya ruang public oleh intervensi negara yang yang menyebabkan kekuasaan mengalami krisis legitimasi. Negara mengintervensi ruang public yang menyebabkan terjadinya perpindahan krisis dari ruang ekonomi ke ruang sosial dan kehidupan politik (Habermas, 1988).
Selengkapnya klik untuk baca:
https://www.kompasiana.com/ansharaminullah/67f5ad4c34777c4cc418bb32/publick-sphere-habermars-dan-konsep-carceral-liberalisme-michel-foucault
Kreator: Anshar Aminullah
